-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Cerita
KEBAHAGIAAN YANG SEDERHANA
Boleh jadi ketika memandang wajah dicermin mendapati diri masih sama dengan bertahun lalu, kemudian tersenyum mendapati kerut-kerut diwajah ini tahun lalu tak ada. Boleh jadi merasa pintar berdasarkan pengalaman dan latar belakang akademisi sehingga tak menyadari diri bahwa sedang dipintari. Ada hal-hal yang tak diketahui, banyak misteri. Jangankan orang lain, kadang-kadang juga merasa asing dengan diri sendiri. Continue reading
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bujang, Cerita, Kota, Laki-laki, Manusia, Sejarah
18 Comments
HANYALAH LELAKI BIASA
Ibu sadarlah anakmu ini bukanlah seorang pangeran yang memiliki pasukan berkuda walau ayah dari ibumu masih merindukan taman-taman kota sevilla saat mendengar cerita nenek moyangnya sebelum disuruh memilih menanggalkan akidah atau pergi dari semenanjung iberia oleh gabungan Castilla dan Arragon saat benteng terakhir di Andalusia, Granada tertaklukkan. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Puisiku
Tagged Aceh, Andalusia, Banda Aceh, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, Malam, Manusia, Nona, Nusantara, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Syair, Tradisi, Tragedi
68 Comments
PENGLIHATAN FATAMORGANA
Penampilan ternyata bisa membohongi, karena mata terkadang tak mampu mengungkapkan sesuatu yang tersirat. Bagai manusia di padang pasir yang kerap melihat fatamorgana begitulah yang penglihatan kerap terperdaya. Continue reading
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Cerita, Dunia, Durjana, Gelap, Iblis, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, Malam, Manusia, Pengembangan
12 Comments
WAJAH IBLIS SANG MALAIKAT
“Sebaik apapun seorang lelaki (atau perempuan), tetap saja ada kebusukkan dan keburukkan didalamnya (begitupun sebaliknya). Maka jangan menganggap bahwa selamanya madu adalah manis, bisa saja ia menjadi racun yang membunuh” Continue reading
KEKUATAN SYAIR
Masyarakat Arab di zaman kuno (jahiliyah) sangat menghormati seseorang jika ia memiliki dua keahlian, pertama bergulat dan kedua bersyair. Dapat dipastikan jika ada seorang yang menjadi jawara dibidang tersebut maka tak pelak ia akan menjadi kebanggaan kabilahnya. Intinya masyarakat di jazirah Arab saat itu menggangumi dua hal yang menjadi paradoks yaitu kekuatan dan kelembutan. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
Tagged Andalusia, Arab, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Durjana, Hidup, Hikayat, Islam, Kembali, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, logika, Mimpi, Pengembangan, Peradaban, Politik, Puisi, Sastra, Sejarah, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
44 Comments
DUA PULUH LIMA TAHUN, SEPEREMPAT ABAD SUDAH
Dua puluh lima tahun, mengutip perrkataan sahabat lama seperempat abad sudah. Tanpa ada penggulangan tanggal ditahun ini. Tersenyum mendapati diri sudah sejauh ini. Dua puluh lima tahun, menurut agama Islam adalah usia setiap manusia dibangkitkan kelak, seberapapun umur hidupnya. Continue reading
ANAK ANAK BERMAIN BOLA
anak-anak bermain bola dalam rintik hujan
dalam nikmatnya kebersamaan
anak-anak bermain bola tanpa beban kesengsaraan
tanpa dibayangi ketakutan
anak-anak bermain bola dalam luasnya jagad raya Continue reading
TIDAK SEDANG MENCARI CINTA
Tidakkah ia berpikir sedikit saja, bahwa aku tak berkemauan untuk mendapatkan cintanya. Saat ini merupakan momen yang paling kubenci, mendapati diri sebagai sosok antagonis dalam lagu-lagu Betharia Sonata yang kerap diputar dalam perjalanan bus antar kota. Continue reading