Category Archives: Puisiku

SELAMAT SOBAT

Kita boleh memiliki kemampuan mati berkali-kali, kemudian hidup lagi. Kita boleh memiliki segunung emas yang tak akan habis dipakai selama tujuh generasi. Atau kita bisa muda selamanya, mengalahkan usia tetap abadi. Tapi itu semua tak akan punya arti, jika kita tidak memiliki sahabat. Continue reading →

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Opini, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | 2 Comments

KEPADA CINTA YANG BERUMUR SEMINGGU

Hanya dialah satu-satunya yang pernah menjadi kekasihku. Aku masih mengingat Hari itu takdir mempertemukan kami, ia memungutku yang tak punya cinta, seperti keajaiban ia memilihku. Continue reading →

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 54 Comments

BUAH AMARAH

Puisi kemarahan jiwa, membawa penyesalan Continue reading →

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , | 5 Comments

SUPAYA AKU, KAMU DAN KITA (LEBIH) SALEH

Simpati dan duka mendalam kepada saudara-saudaraku, kamu dan kita yang terkena bencana di Pidie Jaya, dan Samalanga (Biruen). Continue reading →

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

SENANG BAGI MEREKA YANG BERPUNYA

Puisi tentang mereka yang tak perpunya memandang orang kaya dan dunia Continue reading →

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

PUISI

Puisi tentang kegundahan hidup, mencari kedamaian bersama alam dan Tuhan. Continue reading →

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

HARLEQUIN DAN POHON HARAPAN

Ia menggeleng, “Bukan begitu sahabat, aku adalah kau yang sekarang. Sedang kau adalah masa depan. Aku adalah Harlequin, sedang kau adalah (pohon) harapan. Kita ada dalam lukisan, sebuah katalis.” Continue reading →

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 55 Comments

GLUTTONOUS

Sebelum kau menjadi terlalu pemarah, sebelum kau serakah, sebelum kau “merasa” perkasa. Dalam ketakutan dan sengsara, kau belajar memahami perasaan mereka yang kalah. Continue reading →

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , | 4 Comments

ODA SEBATANG POHON

Sebuah puisi dari Abdul Rahman I dari Kordoba Continue reading →

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

HUJAN

Ada yang tetap tak terucap

Pada hujan di bulan November

Harum tanah di basahi hujan

Aroma pepohonan hijau tersenyum

Continue reading →

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , | 2 Comments