-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Category Archives: Pengembangan diri
MASA-MASA KEMUNDURAN ISLAM
Ibnu Khaldun dalam al-Muqaddimah, “bahwa ketika kegeniusan berhenti, ambisi tidak ada, dan keingintahuan berkurang, maka cahaya akan pudar, harapan sirna, dan orang-orang mati memerintah yang hidup.” Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Islam, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Mimpi, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
2 Comments
PENYEBAB KEMUNDURAN PERADABAN ISLAM
Apakah penyebab kemunduran peradaban Islam? Pelajaran moral selalu ditemukan dalam akibat dan hasil akhir. Namun, dalam masalah pembaruan, apa yang ditegaskan oleh sejarah adalah awal suatu dinasti, pembaruan itu berlangsung singkat, tertatih-tatih, dan segera di sapu bersih oleh angin tirani dan keinginan-keinginan pribadi. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Hidup, Islam, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, logika, Manusia, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu
3 Comments
GUGATAN KAMI
Bagaimana kecerobohan menempatkan standar moral menjadi hukum berdasarkan praduga, membuat seorang memilih mengakhiri hidup karena malu dituduh menjual diri. Continue reading
Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Dunia, Durjana, Gelap, Indonesia, Kota, Laki-laki, Manusia, Nusantara, Peradaban, Sejarah, Tradisi
4 Comments
SAHABAT
Sahabat, tiada guna segala nikmat dunia tanpa adanya persahabatan. Dalam persahabatan, aku selaku manusia memahami bahwa segala yang membawa bahagia itu bukanlah hal-hal yang luar biasa, melainkan sesuatu yang sangat biasa, terlewat oleh pandangan mata, menyegarkan. Bahwa setiap detik, kejadian menjadi arti. Tiada yang sia-sia. Continue reading
PAHIT
Pahit yang tak mesti selalu hitam, kadang ia hijau, merah, kuning maupun biru. Dalam banyak warna pahit menjelma. Dan sungguh pahit yang jernih menyegarkan. Meski kenangan membuat kita selalu mengingat bahwa pahit itu hitam, mungkin segelas kopi. Continue reading
Posted in Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
Tagged Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Gelap, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, Manusia, Nona, Puisi, Sastra, Surealis, Syair
10 Comments