-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Saga
TEUKU UMAR PAHLAWAN
Malam 11 Pebruari 1899, tubuh Teuku Umar rubuh diterjang peluru emas serdadu Marsose dan darah sang pejuang tumpah dibumi akibat “pengkhianatan” teman seperjuangan yang memberitahu posisi dan kelemahannya kepada Kaphe Belanda di pantai Ujong Kalak, Meulaboh. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir
Tagged Aceh, Bujang, Cerita, Dunia, Gelap, Hikayat, Kampung, Kota, Laki-laki, Legenda, Manusia, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Politik, Puisi, Saga, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
117 Comments
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DELAPAN
“Apa kamu syaitan?” Tanya seorang diantara mereka antara takut dan penasaran. Dimana ini? Kugosok-gosokkan mata lalu memandang sekeliling. Orang-orang menggerubutiku. Penampilan mereka aneh, seperti orang dari dusun yang sangat pelosok. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Tradisi, Waktu
48 Comments
PETUALANGAN CHAN
Ya, dua belas tahun ketika aku bertemu guru. Kata beliau aku ditemukan dijurang, aku bahkan tak mengingat siapa diriku. Satu-satunya identitas adalah kalung yang dengan perak pipih bermata bertuliskan, Chan. Dan selama ini banyak yang kupelajari dari guru, satu-satunya orang yang kukenal didunia. Dan selama itu guru tidak bertambah tua, wajahnya masih sama tidak berubah sama sekali. Guru pernah bercerita, bahwa ia pernah memakan ginseng terkutuk untuk mencegah dirinya menua. Sesuatu hal yang disesali olehnya. Continue reading
RENUNGAN MAJNUN SEORANG PENARIK CUKAI
Jalanan Kufah menyerupai Baghdad, tapi tak akan pernah menyamai keriuhannya. Ya Baghdad yang kucintai. Dengan pemandian-pemandian terelok diseluruh dunia, kedai-kedai kopi terbaik yang menyediakan perasan air Mawar. Hanya Bahgdad yang terbaik diseluruh dunia. Melebihi wilayah kekuasaan Amirul Mukminin. Continue reading
MENELUSURI SEJARAH PERANG SALIB
Sepanjang perjalanan menuju Palestina, Tentara Salib membantai orang-orang Islam. Tentara Jerman juga membunuhi orang-orang Yahudi. Rombongan besar ini akhirnya sampai di Baitul Maqdis pada tahun 1099. Mereka langsung melancarkan pengepungan, dan tak lupa melakukan pembantaian. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Pengembangan diri
Tagged Arab, Budaya, Bujang, Cerita, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Lanun, Legenda, logika, Manusia, Mimpi, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Waktu
18 Comments
JANGAN MELEWATI BATAS
Batas sulit didefinisikan secara baku. Dan ketika batas telah dilanggar, ketika genderang perang telah ditabuh maka sangat sulit kembali. Perang terjadi ketika batas dilanggar. Pasukan yang telah bergerak enggan pulang sebelum bertempur. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Banda Aceh, Cerita, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Iblis, Kampung, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, Lhokseumawe, Manusia, Mimpi, Pengembangan, Perempuan, Politik, Saga, Syair, Tradisi, Waktu
11 Comments
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN TUJUH
Terus terang aku mengagumi anak muda ini, sekaligus membencinya. Umar anak Meulaboh, sudah beberapa minggu belakangan ini ia ada di Bandar Aceh Darussalam. Pergerakannya sangat cepat, baru sesaat dipelabuhan sekejap berikutnya ia membuat keributan di Peukan Aceh. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Kampung, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, Manusia, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Perempuan, Politik, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu
50 Comments
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN ENAM
Haruskah kukatakan pada anak muda ini bahwa Rum sekarang bukanlah yang dulu, ia sekarang bernama Turki dengan segala penyakitnya, sehingga mustahil membantu Aceh menghadapi Negara Eropa, apalagi jika Britania turut serta. Turki sekarang penakut, kalkun julukan mereka. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Arab, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, Malam, Manusia, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Syair, Tradisi, Waktu
52 Comments