-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Puisi
I WANT TO SAY NOT ENDED
Youngblood fiery spirit
Reaching the peak of the highest mountains
Too high and too ill fall back Continue reading
Posted in International, Literature, Poetry
Tagged Bujang, Cerita, Cinta, Gelap, Laki-laki, Lhokseumawe, Manusia, Mimpi, Puisi, Sastra, Surealis, Syair, Tradisi
10 Comments
YANG TAK AKAN KEMBALI
Barangkali kenyataan memang sudah berubah. Waktu memupus ketangguhannya untuk bertahan. Barangkali kita sendiri yang telah pergi jauh dari masa lalu. Hingga terlalu kompleks dan dan terlalu tinggi. Kemudian rindu dan menggorek kenangan dari timbunan kenyataan. Lalu yang kita jumpai sesuatu yang tak mampu kita cerna. Continue reading
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN TUJUH
Terus terang aku mengagumi anak muda ini, sekaligus membencinya. Umar anak Meulaboh, sudah beberapa minggu belakangan ini ia ada di Bandar Aceh Darussalam. Pergerakannya sangat cepat, baru sesaat dipelabuhan sekejap berikutnya ia membuat keributan di Peukan Aceh. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Kampung, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, Manusia, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Perempuan, Politik, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu
50 Comments
CERITA SEBUAH GUDANG
Hanya sebuah gudang
Dimana setiap sudutnya dihuni serangga
Dimana setiap sisinya dipenuhi kegelapan
Kumuh dan berdebu Continue reading
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN LIMA
Haruskah aku yang berjuluk sang Durjana, bajak laut yang telah mengarungi tujuh samudera mengatakan padanya bahwa diriku tak pernah menyentuh perempuan manapun dimuka bumi, tak terbiasa akan pesonanya dan tak pernah menyerahkan hatiku. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Kuno, Laki-laki, Lanun, Laut, Legenda, Malaikat, Manusia, Mimpi, Nona, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Perempuan, Politik, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi
52 Comments
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA
Beginikah nasib Aceh Darussalam, jalan setapaknya masih sama. Orang-orang lama semakin tua, dan orang-orang baru tak lebih baik. Untuk apa kepulanganku ini? Kadang-kadang kubertanya pada diriku sendiri sehingga benar-benar meyakini bahwa kepulanganku adalah untuk membela bangsaku sendiri. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Kuno, Laki-laki, Lanun, Laut, Legenda, Manusia, Metropolis, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu
55 Comments
TAK ADA APA APA
Ini kali kita bertemu, tak sengaja. Tidak ada apa-apa. Benci tiada, segalanya telah menguap. Biasa saja. Kata-kata tiada. Dan jika akhirnya bibirku tersenyum karena aku berbahagia. Sangat senang menjadi seorang yang tak lagi kau kenali. Sangat senang karena aku telah berhasil menjadi seseorang yang aku inginkan. Continue reading
MENYERAHKAN NASIB PADA TAKDIR
Hari ini, kupasrahkan diriku pada takdir. Ya, pada takdir. Seperti aliran sungai pelan mengarah pada lautan luas. Aku yang selalu berupaya dan percaya bahwa manusia mampu mengubah aliran takdir. dihari ini mengakui bahwa segenap daya dan upaya tak akan berguna tanpa restu-MU. Continue reading
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Pengembangan diri, Puisiku
Tagged Cinta, Laki-laki, Malam, Manusia, Mimpi, Puisi, Sastra, Syair
11 Comments
BERAKHIR DISINI
Aku akan jujur padamu, karena hanya itulah yang kupunyai. Bahwaku pernah merindukan rumah, dan kecewa mendapati diriku belum saatnya untuk pulang. Aku bersedih mendapati harapan itu hancur. Maka aku juga tak akan berpura-pura bisa memahami perasaanmu. Saat ini biarkanku mengembara dan bahagia dalam pencarian ilmu, itulah hasratku kini. Mohon ikhlaskan. Continue reading