Tag Archives: Perang

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN TUJUH

Terus terang aku mengagumi anak muda ini, sekaligus membencinya. Umar anak Meulaboh, sudah beberapa minggu belakangan ini ia ada di Bandar Aceh Darussalam. Pergerakannya sangat cepat, baru sesaat dipelabuhan sekejap berikutnya ia membuat keributan di Peukan Aceh. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 50 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN ENAM

Haruskah kukatakan pada anak muda ini bahwa Rum sekarang bukanlah yang dulu, ia sekarang bernama Turki dengan segala penyakitnya, sehingga mustahil membantu Aceh menghadapi Negara Eropa, apalagi jika Britania turut serta. Turki sekarang penakut, kalkun julukan mereka. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 52 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN LIMA

Haruskah aku yang berjuluk sang Durjana, bajak laut yang telah mengarungi tujuh samudera mengatakan padanya bahwa diriku tak pernah menyentuh perempuan manapun dimuka bumi, tak terbiasa akan pesonanya dan tak pernah menyerahkan hatiku. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 52 Comments

YUKIMURA SANADA SAMURAI TERAKHIR

Yukimura Sanada sendirian menembus kepungan pasukan Tokugawa, dengan tubuh penuh panah pasukan lawan. Hari menjelang senja ketika Yukimura Sanada mencapai kemah Tokugawa. Dan ketika ia sudah berhadapan dengan Ieyasu, maut menjemputnya. Tubuh itu pucat, setiap tetes darah sudah tidak menghuni tubuh itu lagi. Ia mati dengan senyuman. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 62 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN TIGA

Kami adalah kaum yang tega meludahi, mencincang, bahkan mengencingi lawan sambil tertawa. Belanda menyebut kami sebagai bangsa perompak tua yang harus diberantas. Tapi dihadapan ibu kami tak lebih dari seorang kanak-kanak, berapapun usia kami.  Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 49 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA

Beginikah nasib Aceh Darussalam, jalan setapaknya masih sama. Orang-orang lama semakin tua, dan orang-orang baru tak lebih baik. Untuk apa kepulanganku ini? Kadang-kadang kubertanya pada diriku sendiri sehingga benar-benar meyakini bahwa kepulanganku adalah untuk membela bangsaku sendiri. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 55 Comments

PEREMPUAN ACEH FULL POWER

Di masa lalu, rasanya tak ada seorang penulis roman manapun yang sanggup dan berhasil mengungkapkan daya khayalnya yang segila-gilanya seperti yang telah dibuktikan perempuan Aceh dalam kenyataannya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 142 Comments

MELANJUTKAN PERJUANGAN

Bila kita buka satu demi satu lembaran sejarah, maka cukup banyak kita temukan tokoh-tokoh dengan kegemilangan luar biasa, tapi seberapa banyakkah mereka meninggalkan orang-orang yang akan melanjutkan kecemerlangan mereka? Sayang seribu sayang hanya sedikit diantara mereka yang menyadari hal tersebut. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 15 Comments