Tag Archives: Kembali

AGAR HIDUP LEBIH TERASA HIDUP

Agar hidup lebih hidup, seharusnya kita tak perlu mempertakuti kematian, akan tetapi selayaknya yang kita takuti adalah tidak pernah berusaha memulai hidup. Ketika mati maka kita sampai pada sebuah titik konstan, stabil dan henti. Hidup bukanlah sesuatu yang ajeg, rapi jali dan nyaman. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 8 Comments

MEMOAR PANGLIMA POLEM

Teuku Muhammad Ali Panglima Polem menceritakan catatan pengalaman perjuangannya dalam menegakkan perjuangan rakyat Aceh melawan kolonial Belanda. Catatan yang diberi judul “Memoir” ditulis sendiri. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, E-Book, Kisah-Kisah, Reportase, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 48 Comments

WATAK BERPERANG BANGSA INDONESIA BERBAGAI-BAGAI DAERAH (SUATU PERBANDINGAN)

Watak Berperang Bangsa Indonesia berbagai-bagai daerah (suatu Perbandingan) merupakan terjemahan dari buku K. Van Der Maateen yang berjudul De Indische Oologen (1896) dialih bahasakan oleh Aboe Bakar dan diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh di Banda Aceh tahun 1978. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Download, E-Book, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

UMAT ISLAM TAK LAGI MEMILIKI PERIMBANGAN ANTARA ILMU DAN IMAN

Islam pernah menjadi barometer dunia, kejayaannya dalam berbagai cabang kebudayaan. Tapi keadaan itu kini telah surut, dan perlu digali kembali. Ilmu dan iman seolah bertolak belakang, benarkah? Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

DENGARLAH SUARA KEMATIAN

Karena itulah aku menyukai masa lalu. Setiap tahun yang berlalu, terus bertambah dalam catatanku. Dengarlah suara kematian, bunyinya seperti pedang yang tajam. Tipis mengiris. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Kolom, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 19 Comments

KEJATUHAN SANG (MANTAN) PEJUANG

Kita semua patut bersedih ketika sang (mantan) pejuang ternyata mampu dibeli dengan harga yang sangat murah, hanya lima ratus juta rupiah. Eagle one has fallen! Kita semua mencari tokoh, seseorang dengan visi menjangkau jauh ke depan. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

AKHIR ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Assosiasi Budjang Lapok setelah beberapa kali mengalami senja sampai akhirnya benar-benar padam dan berakhir. TAMAT. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 11 Comments

POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE

Snouck Hurgronje menyarankan Pemerintah Kolonial Belanda harus selalu memisahkan antara Islam sebagai agama dan Islam sebagai doktrin politik. Makin renggang jarak antara keduanya maka makin mempercepat kehancuran Islam. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 56 Comments

MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO

Syair kutindhieng terdengar begitu etnik dan misterius ketika dinyanyikan dalam bentuk lagu, pengucapan sudah tidak dikenali lagi oleh orang Aceh zaman sekarang. Ada yang mengatakan mantra kutindhieng adalah salah satu mantra penjinak harimau. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Literature, Opini, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 35 Comments

TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH

Salah satu fungsi dewan Tuha Peuet yang paling penting adalah peradilan, dalam hal ini Uleebalang bertindak selaku hakim, sedangkan Tuha Peuet sebagai penasehat. Dalam hal mengambil keputusan hakim bagaimanapun tetap meminta pertimbangan penasehat-penasehatnya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 35 Comments