Tag Archives: Kembali

LANSKAP MASA DEPAN

Hidup bukan putaran roulette. Setiap keputusan kita punya arti. Ketika kita membuat keputusan, disitulah kita mengubah dunia. Tiap tahun adalah ruang terbuka, kita akan mengisinya, dan kelak, mempertanggungjawabkan segala laku kita. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

JIKA HARI INI ADALAH KEMARIN

Ruang dan waktu menyimpan tipu daya bagi mereka yang matanya belum terbuka. Seperti halnya ada kemungkinan bahwa hari ini adalah kemarin, dan ternyata besok (telah) datang tapi kita masih terpaku pada hari ini. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 21 Comments

LAUT DAN SENJA

Laut dan senja, kekosongan dan kehampaan mengundang misteri dalam putih sempurna yang sungguh luas, membuat kita merenung, apakah kehidupan di samudera hampa itu dalam waktu yang terus bergulir. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kolom, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 23 Comments

COBALAH MENGURANGI KEBENCIAN SEDIKIT KAWAN

Jika kebencian telah menguasai diri maka apapun yang dilakukan oleh yang dibenci akan terasa salah. Demi memuaskan hasrat, sejarah dan kitab suci dikutik dan dikutip lagi, supaya kebencian menjadi lebih sah, agar dendam menjadi suci. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

TELATAH YANG PATAH-PATAH

Selalu hidup adalah hasrat, atau ia menghimbau selayaknya fajar, tiap kali didatangi, ia fana, namun disanalah waktu ditetapkan. Shubuh datang, maghrib menjelang kemudian shubuh lagi, tapi repetisi itu tak terasa rutin, tiap menit, tiap jam, dan tiap hari. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Literature, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

ARCA AWALOKITESWARA JEJAK BUDHA DI ACEH

Spesifikasi Arca kepala Budha Awalokiteswara yang ditemukan di Aceh. Komponen: Batu Andesit; Lokasi: Aceh, Sumatera, Indonesia; Perkiraan Abad ke 9-10 Masehi. Koleksi Museum Nasional Indonesia, Nomor Inventaris. 248. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Opini, Reportase, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 12 Comments

AGAR KEPALA DAN HATI TAK TERBENTUR

Hidup seperti teater, terkadang tak perlu menemukan kebenaran, melainkan menghadapi kesalahan, dan mengatasinya, terkadang dengan sedih, terkadang dengan tertawa, mensyukuri kita masih hidup setidaknya sehari lagi. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

PASUKAN MERIAM NUKUM SANANY

Amran Zamzami sebagai salah seorang saksi mata yang sempat bergaul akrab dengannya di front pertempuran Medan Area, melihat sosok Nukum Sanany secara utuh, penuh ketaqwaan, penuh kejujuran, rela berkorban demi perjuangan Kemerdekaan. Dan yang amat menarik kala itu, keuletan dan keberaniannya susah mencari tolok-bandingannya. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, E-Book, Kisah-Kisah, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 40 Comments

NOSTAGIA TABLOID BOLA

Tabloid BOLA pertama kali terbit pada 3 Maret 1984, dalam pekan yang sama 4 hari sebelumnya Abu dilahirkan. Setelah 34 tahun beredar menemani para pencinta sepakbola, jumat 26 Oktober 2018. Tabloid BOLA yang bernaung di bawah Kompas Gramedia grup tutup dengan edisi terakhirnya dengan berita utamanya “TERIMA KASIH” Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

KANUN MEUKUTA ALAM

Kanun Meukuta Alam adalah Undang-Undang Dasar Kesultanan Aceh Darussalam, dalam memerintah para Sultan Aceh dan para penguasa dibawahnya tunduk pada kanun ini. Bagaimana isi Kanun Meukuta Alam itu sendiri? Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Literature, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 26 Comments