Tag Archives: Perang

TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA

Panglima Teuku Nyak Makamlah satu-satunya pejuang Aceh yang badannya bermakam di Serambi Mekkah tetapi kepalanya (pernah) dihinakan, dan dijadikan piala oleh Belanda. Itulah kebuasan, suatu kejahatan kemanusiaan yang tidak ada taranya. Hasil kemenangan yang dikecap oleh Belanda terhadap seorang orang tua yang sakit dan lemah. Sebagaimana penjajahan, atau penindasan manusia atas manusia lainnya tidak layak ada di dunia. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 119 Comments

KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA

Tetapi ketika mereka diingatkan bahwa semua raja besar Nusantara ini, termasuk Sultan Iskandar Muda dan Sultan Agung, adalah raja-raja yang absolut kekuasaannya, mestinya, juga sewenang-wenang, kok banyak dari mereka naik ampernya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Opini, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 119 Comments

SENJA DI MALAKA

Tembakan-tembakan meriam dari benteng Malaka dapat diimbangi oleh tembakan-tembakan meriam dari kapal-kapal armada Aceh. Pasukan telah didaratkan. Kota Malaka telah diduduki, dan tinggal benteng Malaka. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Literature | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 181 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH

8 April 1873, dini hari, mereka mulai menurunkan serdadu-serdadu Ambon, Minahasa, Jawa dan Belanda. Mereka mendarat di rawa-rawa Meuraksa. Adapun pasukan Teuku Nek tidak memberikan perlawanan barang serambut. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 25 Comments

JELAS AKU PANCASILA KARENA AKU BER-KTP MERAH-PUTIH

Maka hari ini, ketika hari Pancasila tiba. Abu hanya ingin mengatakan : “Jelaslah Aku Pancasila karena aku ber-KTP Merah-Putih. Itu tak perlu tanya lagi.” Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEMBILAN BELAS

Maka gemetarlah angkasa, karena gemuruh suara pucuk-pucuk meriam, yang dipasang pada ketiga kapal perang Belanda. Meriam-meriam itu memuntahkan pelurunya ke arah daratan Aceh. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Literature | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 28 Comments

KRONOLOGI GUGURNYA CUT MUTIA

Cut Mutia, wanita putih kuning itu dengan wajahnya yang cerdas, didorong oleh perasaannya yang menyala-nyala untuk tewas sebagai seorang syahid. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 101 Comments

MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN

Pocut Baren seorang Uleebalang (Raja Kecil) Tungkop. Merupakan bagian dari federasi Kawai XVI terletak di pedalaman Woyla hulu. Memimpin perjuangan melawan pemerintah Kolonial Belanda periode 1903-1910. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Buku, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Opinion, Reportase, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 117 Comments

KERAJAAN TEUNOM PADA SUATU MASA

Catatan singkat mengenai pengalaman dua orang Perancis di Kerajaan Teunom (Aceh Barat) Pada Akhir Abad XIX. Perbenturan tata nilai yang dimungkinkan oleh berbagai keadaan, telah terjadi disana. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 102 Comments

SURAT TENGKU CHIK DI TIRO

Pada tahun 1885, Tengku Chik Di Tiro mengirimkan surat kepada Residen Van Langen di Kutaraja (Banda Aceh sekarang) , isinya tak lain adalah ultimatum. Ia menawarkan perdamaian (Perang Aceh), asal orang-orang Belanda menganut agama Islam. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Literature | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 95 Comments