-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Menulis
KEKUASAAN PLUIT
Menjadi wasit berarti menjadi hakim dalam sebuah pertandingan, ia adalah pejabat yang memimpin, memutuskan hukuman bagi para pihak. Seringkali wasit menjadi pihak yang paling dipersalahkan oleh keputusan-keputusannya yang dinilai tidak adil dan hanya menguntungkan satu pihak. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir
|
Tagged Aceh, Bujang, Cerita, Dunia, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, Manusia, Menulis
|
11 Comments
MENULIS HARUSKAH PINTAR
Menjadi penulis haruskah pintar? Tentu tidak! Dari fungsi otak yang digunakan. Menulis lebih menekankan penggunaan otak kanan, kemampuan berbahasa. Membedakannya dengan otak kiri yang berguna sebagai kemampuan berlogika. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
|
Tagged Cerita, Dunia, Hidup, Hikayat, Kota, Laki-laki, logika, Manusia, Menulis, Pengembangan, Peradaban, Sastra, Sosial, Surealis, Syair
|
14 Comments
SEJARAH KEHIDUPAN
Sejarah itu berjalan bersama kehidupan. Tak peduli jalan apa yang telah ditempuh maju kedepan jangan takut, jangan mundur, jangan bersembunyi. Ketika suatu hari nanti tersadar, kita akan melihat jalan terbaik telah dilalui. Continue reading →
Rate this:
Posted in Kisah-Kisah
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Cerita, Dunia, Kembali, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, Malam, Manusia, Menulis, Nusantara, Peradaban, Sejarah
|
13 Comments
APALAH ARTINYA SEBUAH NAMA
What is a name?” Apalah artinya sebuah nama. Begitulah pertanyaan legendaries yang ditanyakan oleh seorang Shakespiere. Seolah pertanyaaan itu mempertanyakan mengapa nama itu sedemikian penting. Nama merupakan identitas yang mewakili citra dari yang dinamainya. Bagi seorang anak manusia dalam nama terdapat doa, harapan dari seorang orang tua untuk anaknya. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
|
Tagged Cerita, Dunia, Hikayat, Manusia, Menulis, Pengembangan, Peradaban, Sejarah, Tradisi
|
21 Comments
RINDU YANG MALU-MALU
Manusia perlu diuji dengan berbagai kehilangan. Untuk menyadari bahwa hal yang terasa biasa saat dia sisi kita namun sangat berarti jika ia tak lagi dalam jangkauan. Sebagai makhluk fana sepatutnya manusia juga harus menyadari bahwa kehilangan adalah persiapan dari kehilangan yang lebih besar. Tokh di dunia ini tak ada yang abadi, semua kelak pergi. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Mari Berpikir
|
Tagged Aceh, Bujang, Cerita, Dunia, Kota, Lhokseumawe, Malam, Manusia, Menulis, Nusantara
|
7 Comments
ODE SEEKOR ELANG
Elang bagaimana perasaanmu, akan kakimu yang dirantai? Engkau bisu. Dada membusung itu tiada. Kini engkau hanyalah piasan para raja. Engkau telah lupa nikmatnya mengangkasa. Elang tahukah kamu? Di luar sana bangsamu terancam kepunahan. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opinion, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Budaya, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, logika, Menulis, Mimpi, Peradaban, Puisi, Saga, Sastra, Surealis, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
|
84 Comments
DUHAI DIRIKU MENGAPA ENGKAU BERSEDIH
Wahai diriku mengapa engkau bersedih? Jangan kau katakan tidak! Tiada guna membantah diriku yang setiap detik menemanimu. Aku adalah kamu, kamu adalah aku. Kita adalah satu jasad dengan dua karakter berbeda, merdeka. Duhai diriku yang tersenyum, sungguh engkau mampu menipu seluruh dunia dengan sebaris garis dibibirmu tapi bukan aku. Lekuk senyuman khas milikmu bukanlah perisai bagiku untuk mengetahui yang terdalam darimu. Continue reading →
Rate this:
MALAM INI BIARKAN AKU MENYENDIRI
Malam ini biarkan kusendiri, mengecup sepi. Menikmati kehidmatan menyelami tulisan tertera dari langit. Sungguhpun disaatku merasa gundah gulana. Saat air mata tumpah ketika mengeja kitab suci bukan berarti hidup ini penuh kesedihan. Continue reading →
Rate this:
BUKAN ROMAN PICISAN
Saat ini roman sudah hampir punah dari dunia sastra Indonesia, padahal Roman adalah salah satu bentuk sastra yang terbaik sepanjang sejarah Indonesia. Dalam roman para penulisnya meniupkan ruh perjuangan bangsa Indonesia pada masa penjajahan Belanda, walaupun dengan bentuk yang samar-samar. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Pengembangan diri
|
Tagged Budaya, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Hidup, Hikayat, Indonesia, Kampung, Kota, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Menulis, Mimpi, Nusantara, Peradaban, Sastra, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
|
34 Comments
ORANG ASING TERASING
Ketika terjaga, tak tahu diriku ini siapa? Bau badan ini milik siapa? Muka acak-acakan dicermin itu akukah? Mungkin hatiku telah dipenuhi belatung. Mungkin otakku sudah membusuk hingga tak mengenali sosok sendiri. Continue reading →