Tag Archives: Aceh

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA

Beginikah nasib Aceh Darussalam, jalan setapaknya masih sama. Orang-orang lama semakin tua, dan orang-orang baru tak lebih baik. Untuk apa kepulanganku ini? Kadang-kadang kubertanya pada diriku sendiri sehingga benar-benar meyakini bahwa kepulanganku adalah untuk membela bangsaku sendiri. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 55 Comments

SEJARAH KEHIDUPAN

Sejarah itu berjalan bersama kehidupan. Tak peduli jalan apa yang telah ditempuh maju kedepan jangan takut, jangan mundur, jangan bersembunyi. Ketika suatu hari nanti tersadar, kita akan melihat jalan terbaik telah dilalui. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 13 Comments

MENCANDU ILMU

“Siapapun kau, ketahuilah kau tidak sendirian. Kau cuma menutup dirimu dengan kulit kerang. Begitu kau pecahkan kulit kerang itu. Kau akan melihat dirimu ada ditengah teman-teman yang baik.” Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , | 13 Comments

RINDU YANG MALU-MALU

Manusia perlu diuji dengan berbagai kehilangan. Untuk menyadari bahwa hal yang terasa biasa saat dia sisi kita namun sangat berarti jika ia tak lagi dalam jangkauan. Sebagai makhluk fana sepatutnya manusia juga harus menyadari bahwa kehilangan adalah persiapan dari kehilangan yang lebih besar. Tokh di dunia ini tak ada yang abadi, semua kelak pergi. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , | 7 Comments

LEGENDA KAKI DEWA

“Sesuatu yang dialami seseorang pada masa remaja akan tersirat dalam karakternya kelak, dalam berbagai bentuk, rupa dan warna.” Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , | 12 Comments

SELAMAT KEMBALI PULANG SAHABAT

Ini kali ketika memandang wajah di cermin, aku bertanya kamu siapa? Apa yang kamu lakukan disini? Apakah ini jalan kembali kebelakang? Ah, tidak mungkin. Dulu kamu memiliki kekuatan dan sekarang tak ada. Waktu itu kamu dijuluki, manusia berkulit merah. Sekarang lihatlah aku, memutih bagai priyayi. Jauh sekali perbedaannya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 15 Comments

KEBAHAGIAAN YANG SEDERHANA

Boleh jadi ketika memandang wajah dicermin mendapati diri masih sama dengan bertahun lalu, kemudian tersenyum mendapati kerut-kerut diwajah ini tahun lalu tak ada. Boleh jadi merasa pintar berdasarkan pengalaman dan latar belakang akademisi sehingga tak menyadari diri bahwa sedang dipintari. Ada hal-hal yang tak diketahui, banyak misteri. Jangankan orang lain, kadang-kadang juga merasa asing dengan diri sendiri. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , | 18 Comments

HANYALAH LELAKI BIASA

Ibu sadarlah anakmu ini bukanlah seorang pangeran yang memiliki pasukan berkuda walau ayah dari ibumu masih merindukan taman-taman kota sevilla saat mendengar cerita nenek moyangnya sebelum disuruh memilih menanggalkan akidah atau pergi dari semenanjung iberia oleh gabungan Castilla dan Arragon saat benteng terakhir di Andalusia, Granada tertaklukkan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 68 Comments

PENGLIHATAN FATAMORGANA

Penampilan ternyata bisa membohongi, karena mata terkadang tak mampu mengungkapkan sesuatu yang tersirat. Bagai manusia di padang pasir yang kerap melihat fatamorgana begitulah yang penglihatan kerap terperdaya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , | 12 Comments

DUA PULUH LIMA TAHUN, SEPEREMPAT ABAD SUDAH

Dua puluh lima tahun, mengutip perrkataan sahabat lama seperempat abad sudah. Tanpa ada penggulangan tanggal ditahun ini. Tersenyum mendapati diri sudah sejauh ini. Dua puluh lima tahun, menurut agama Islam adalah usia setiap manusia dibangkitkan kelak, seberapapun umur hidupnya. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | 22 Comments