Category Archives: Mari Berpikir

PENAKLUKKAN KEBUDAYAAN

Keberhasilan orang-orang dengan tingkat kebudayaan yang “dibawah rata-rata” itu sendiri disebabkan kedinamisan kebudayaan tersebut menyerap segala kebaikan yang ada pada kebudayaan yang lebih tinggi. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 19 Comments

TRAGEDI

Ada yang menyakitkan menyaksikan macan akar tewas pada aspal hitam ditengah hari menuju puncak, aroma laut naik perlahan menuju langit. Salah satu tercantik Spesies Panthera Pardus menjemput ajal ketika “hanya” ingin menyeberang jalan, tergilas oleh roda kenderaan beberapa jam sebelumnya tergeletak, kondisi kepala remuk, satu dua lalat mendatangi darah beku disekitar. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , | 5 Comments

TAHU

Tapi bagaimanapun kita harus tahu, atau setidaknya mencoba untuk tahu. Karena siapa tahu, kebodohan bisa sangat menakutkan. Yang terlihat bisa jadi sebuah fatamorgana, sepertinya kebenaran belum tentu bersama khalayak ramai, dibeberapa waktu ia hanya berada disedikit orang. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , | 2 Comments

BUKAN MANUSIA ZAMAN INI

“Apa kau mengingat kejadian saat usiamu dua puluh dua? Ada setengah lusin almanak berganti. Disana ada jarak, lembar-lembar kelender silih berganti adalah tanda, waktu berjalan. Apa yang akan kau lakukan saat gagal mewujudkan impian? Menjadi lemah dan beralasakah? Padahal mungkin keadaan tak seburuk yang dipikirkan. Masa depan jelas tak dapat diperkirakan, sebuah hukum mutlak yang perlu dingatkan pada segala zaman. Sekuat apapun engkau mencoba, kau tak akan mampu kembali kemasa lalu. Maka hadapilah masa kini, dengan gagah berani.” Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

GUGATAN KAMI

Bagaimana kecerobohan menempatkan standar moral menjadi hukum berdasarkan praduga, membuat seorang memilih mengakhiri hidup karena malu dituduh menjual diri. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

REPETISI

Orang dewasa tak sedewasa yang dipikirkan anak-anak. Paham kehidupan pun tidak, apalagi menemukan jawaban. Tapi, orang-orang disekitar tak bisa menerima jika bersikap polos seperti anak-anak. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

POLITIK ABU NAWAS

Abu Nawas terasa begitu akrab. Tiap kali seorang tokoh ditampilkan dengan perkasa, tercipta jarak. Jarak untuk mengangumi dari jauh, berusaha paham dengan arif. Dan untuk itu Abu Nawas hadir menampilkan ironi, membuka pintu menuju arif. Tak heran ia menjangkau siapa saja. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 13 Comments

KETIKA SEKOLAH USAI

Dan ketika sekolah selesai, maka semua tak akan sama kembali, seseorang mungkin akan menghadapi medan tempur seperti neraka yang menyakitkan. Atau mungkin sebuah surga dengan kebun-kebun mengoda ataukah mungkin menjadi biasa, datar dan mengalir. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir | Tagged , , , | 5 Comments

MANIFESTO POLITIK

Semua Negara, semua bentuk kekuasaan, yang pernah memegang dan tengah memegang kekuasaan atas nasib orang banyak dan sampai sekarang ini baik berbentuk demokrasi atau keturunan adalah sama. Jangan berharap terlalu, ada budi didalamnya. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , | 10 Comments

TRAGEDI KEMATIAN JULIUS CEASAR

Shakespiere mengabadikan adegan itu, pembunuhan oleh orang-orang terhormat. Senat yang mulia. Dua puluh tiga tusukan, diakhiri oleh Brutus. Sang terpercaya, sejarah kerap menampikan ironi ketika yang terpercaya justru berkhianat. Bahkan sejarah butuh drama. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment