Category Archives: Kolom

KEKUASAAN PLUIT

Menjadi wasit berarti menjadi hakim dalam sebuah pertandingan, ia adalah pejabat yang memimpin, memutuskan hukuman bagi para pihak. Seringkali wasit menjadi pihak yang paling dipersalahkan oleh keputusan-keputusannya yang dinilai tidak adil dan hanya menguntungkan satu pihak. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , | 11 Comments

MENEGAKKAN KEADILAN

Konon, seorang Kisra dari Persia yang bernama Anusyirwan semasa hidupnya terkenal akan keadilannya. Takkala Khalifah Al Makmun berkuasa di Baghdad , berhasil menemukan makam Kisra Anusyirwan didalamnya terdapat harta berlimpah tetapi ada suatu hal yang membuat mereka kagum yaitu jasad dari Kisra Anusyirwan tersebut masih utuh! Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 33 Comments

MENULIS HARUSKAH PINTAR

Menjadi penulis haruskah pintar? Tentu tidak! Dari fungsi otak yang digunakan. Menulis lebih menekankan penggunaan otak kanan, kemampuan berbahasa. Membedakannya dengan otak kiri yang berguna sebagai kemampuan berlogika. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 14 Comments

MENYERAHKAN NASIB PADA TAKDIR

Hari ini, kupasrahkan diriku pada takdir. Ya, pada takdir. Seperti aliran sungai pelan mengarah pada lautan luas. Aku yang selalu berupaya dan percaya bahwa manusia mampu mengubah aliran takdir. dihari ini mengakui bahwa segenap daya dan upaya tak akan berguna tanpa restu-MU. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , | 11 Comments

PERJALANAN INI

Che Guevara mengelilingi Amerika latin untuk mewujudkan cita-cita revolusionernya, mengorbankan masa depan sebagai seorang calon dokter muda menjadi pejuang di Kuba dan akhirnya tewas di ujung peluru tentara pemerintah Bolivia. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 24 Comments

JANGAN MELUPAKAN SEJARAH

Segala sesuatu memiliki asal mula, perjalanannya dinamakan sejarah dalam bahasa awam disebut masa lalu. Manusia sebagai individu pelaku sepatutnya belajar dari segala hal yang telah terjadi, karena sejarah dapat berulang, dengan berbagai pola. Namun kita, manusia tidak bisa kembali kemasa lalu. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , | 34 Comments

MENCANDU ILMU

“Siapapun kau, ketahuilah kau tidak sendirian. Kau cuma menutup dirimu dengan kulit kerang. Begitu kau pecahkan kulit kerang itu. Kau akan melihat dirimu ada ditengah teman-teman yang baik.” Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , | 13 Comments

APALAH ARTINYA SEBUAH NAMA

What is a name?” Apalah artinya sebuah nama. Begitulah pertanyaan legendaries yang ditanyakan oleh seorang Shakespiere. Seolah pertanyaaan itu mempertanyakan mengapa nama itu sedemikian penting. Nama merupakan identitas yang mewakili citra dari yang dinamainya. Bagi seorang anak manusia dalam nama terdapat doa, harapan dari seorang orang tua untuk anaknya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , | 21 Comments

RINDU YANG MALU-MALU

Manusia perlu diuji dengan berbagai kehilangan. Untuk menyadari bahwa hal yang terasa biasa saat dia sisi kita namun sangat berarti jika ia tak lagi dalam jangkauan. Sebagai makhluk fana sepatutnya manusia juga harus menyadari bahwa kehilangan adalah persiapan dari kehilangan yang lebih besar. Tokh di dunia ini tak ada yang abadi, semua kelak pergi. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , | 7 Comments

ODE SEEKOR ELANG

Elang bagaimana perasaanmu, akan kakimu yang dirantai? Engkau bisu. Dada membusung itu tiada. Kini engkau hanyalah piasan para raja. Engkau telah lupa nikmatnya mengangkasa. Elang tahukah kamu? Di luar sana bangsamu terancam kepunahan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opinion, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 84 Comments