-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Author Archives: tengkuputeh
MENELUSURI SEJARAH PERANG SALIB
Sepanjang perjalanan menuju Palestina, Tentara Salib membantai orang-orang Islam. Tentara Jerman juga membunuhi orang-orang Yahudi. Rombongan besar ini akhirnya sampai di Baitul Maqdis pada tahun 1099. Mereka langsung melancarkan pengepungan, dan tak lupa melakukan pembantaian. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Pengembangan diri
Tagged Arab, Budaya, Bujang, Cerita, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Lanun, Legenda, logika, Manusia, Mimpi, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Waktu
18 Comments
MAUT
Maut, hari ini ketika Abu mendapat kabar seorang kerabat dijemput maut. Abu berangan-angan. Tidak bisakah kita sebagai manusia membayangkannya dengan wajah yang ramah? Sosok berbaju putih bersih dan senyum. Dengan tangannya ia merangkul kita yang terpaku dalam gelap, lalu membawa kita dalam cahaya. Maut, entahlah. Continue reading
JANGAN MELEWATI BATAS
Batas sulit didefinisikan secara baku. Dan ketika batas telah dilanggar, ketika genderang perang telah ditabuh maka sangat sulit kembali. Perang terjadi ketika batas dilanggar. Pasukan yang telah bergerak enggan pulang sebelum bertempur. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Banda Aceh, Cerita, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Iblis, Kampung, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, Lhokseumawe, Manusia, Mimpi, Pengembangan, Perempuan, Politik, Saga, Syair, Tradisi, Waktu
11 Comments
ANGIN
“Maka yang terakhir adalah angin.”
“Mengapa harus angin guru, tidakkah api lebih perkasa.”
“Anakku api memang perkasa namun ia telah dijinakkan ketika manusia faham akan faedahnya.” Continue reading
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Puisiku
Tagged Cerita, Dunia, Kampung, Laki-laki, Lhokseumawe, Manusia, Mimpi, Perempuan, Sastra, Surealis, Syair
13 Comments
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN TUJUH
Terus terang aku mengagumi anak muda ini, sekaligus membencinya. Umar anak Meulaboh, sudah beberapa minggu belakangan ini ia ada di Bandar Aceh Darussalam. Pergerakannya sangat cepat, baru sesaat dipelabuhan sekejap berikutnya ia membuat keributan di Peukan Aceh. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Kampung, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, Manusia, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Perempuan, Politik, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu
50 Comments
SELAMAT ULANG TAHUN MAMA
SELAMAT ULANG TAHUN MAMA. Dimana setiap pertambahannya adalah kebahagiaan bagi anakmu ini. Selamat Ulang tahun dan tak ada lagi kata. Karena cinta kadang tanpa kata dan puja. Continue reading
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Puisiku
Tagged Aceh, Banda Aceh, Cerita, Cinta, Dunia, Indonesia, Islam, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Manusia, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Perempuan, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi
15 Comments
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN ENAM
Haruskah kukatakan pada anak muda ini bahwa Rum sekarang bukanlah yang dulu, ia sekarang bernama Turki dengan segala penyakitnya, sehingga mustahil membantu Aceh menghadapi Negara Eropa, apalagi jika Britania turut serta. Turki sekarang penakut, kalkun julukan mereka. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Arab, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, Malam, Manusia, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Syair, Tradisi, Waktu
52 Comments