BUSUK

Syair bukanlah hanya kata-kata akan tapi kedisiplinan hidup

Syair bukanlah hanya kata-kata akan tapi kedisiplinan hidup

BUSUK

Seorang busuk dari sekumpulan terbusuk tak akan pernah bicara tentang kemurnian ide, dimana ia bagaikan emas. Seorang busuk hanyalah pencuri yang hati-hati dan mengenakan topeng senyuman penuh kasih. Dan jika memang kata-kataku manis percayalah ini semua adalah topeng angkara yang kukenakan.

Apa yang kuberikan tak akan pernah menjadi kenyataan semua bualan semata yang kan membuatmu terpedaya, dan percayalah jika kau masih bisa untuk percaya bahwa ku ahli padanya. Jika seolah kebaikan dalam kata-kataku maka dibaliknya kebusukan semata.

Jika engkau mengenalku sebaik-baiknya maka engkau menemukan seseorang hina yang ahli berkata-kata, sayangnya tak ada orang di dunia yang mengenalku sebaik diriku. Dan amanlahku mengacaukan segalanya, meniupkan segala tipu daya kepada siapa saja.

Dan bila kuberbicara bukan karena kerendahan hati melainkan kebanggaan amat sangat pada diriku sendiri, akan nafas khayali yang kutiupkan pada mata dan telingamu. Itu akan membutakan matamu dan mengacuhkan kata-kataku, yakin akan kelicikanku. Dan ku sungguh angkuh akan kelicinanku.

Jika engkau bersikeras membantah kata-kataku ini maka terpuaskanlah hasratku. Dengannya jerat yang terpasang berdayaguna. Dan bila engkau tak paham maksud kata-kataku ini maka tertawalahku akan keahlianku memperdaya. Aku!!! Adalah yang terbusuk diantara yang paling busuk.

 

XXXXXXXXXXXXX

Tentang tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
Pos ini dipublikasikan di Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Puisiku dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke BUSUK

  1. Ping balik: MANUSIA | Tengkuputeh

  2. Ping balik: SERAKAH | Tengkuputeh

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.