-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Author Archives: tengkuputeh
MENYERAHKAN NASIB PADA TAKDIR
Hari ini, kupasrahkan diriku pada takdir. Ya, pada takdir. Seperti aliran sungai pelan mengarah pada lautan luas. Aku yang selalu berupaya dan percaya bahwa manusia mampu mengubah aliran takdir. dihari ini mengakui bahwa segenap daya dan upaya tak akan berguna tanpa restu-MU. Continue reading
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Pengembangan diri, Puisiku
Tagged Cinta, Laki-laki, Malam, Manusia, Mimpi, Puisi, Sastra, Syair
11 Comments
PERJALANAN INI
Che Guevara mengelilingi Amerika latin untuk mewujudkan cita-cita revolusionernya, mengorbankan masa depan sebagai seorang calon dokter muda menjadi pejuang di Kuba dan akhirnya tewas di ujung peluru tentara pemerintah Bolivia. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Pengembangan diri
Tagged Arab, Banda Aceh, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Hikayat, Islam, Kampung, Kota, Laki-laki, Legenda, Lhokseumawe, Manusia, Mimpi, Nusantara, Peradaban, Sejarah, Tradisi
24 Comments
JANGAN MELUPAKAN SEJARAH
Segala sesuatu memiliki asal mula, perjalanannya dinamakan sejarah dalam bahasa awam disebut masa lalu. Manusia sebagai individu pelaku sepatutnya belajar dari segala hal yang telah terjadi, karena sejarah dapat berulang, dengan berbagai pola. Namun kita, manusia tidak bisa kembali kemasa lalu. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Dunia, Hikayat, Islam, Kota, Legenda, Lhokseumawe, Manusia, Mimpi, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Sejarah, Tradisi
34 Comments
MENCANDU ILMU
“Siapapun kau, ketahuilah kau tidak sendirian. Kau cuma menutup dirimu dengan kulit kerang. Begitu kau pecahkan kulit kerang itu. Kau akan melihat dirimu ada ditengah teman-teman yang baik.” Continue reading
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Arab, Banda Aceh, Cerita, Dunia, Islam, Kampung, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, Manusia, Pengembangan
13 Comments
BERAKHIR DISINI
Aku akan jujur padamu, karena hanya itulah yang kupunyai. Bahwaku pernah merindukan rumah, dan kecewa mendapati diriku belum saatnya untuk pulang. Aku bersedih mendapati harapan itu hancur. Maka aku juga tak akan berpura-pura bisa memahami perasaanmu. Saat ini biarkanku mengembara dan bahagia dalam pencarian ilmu, itulah hasratku kini. Mohon ikhlaskan. Continue reading
SALAM RINDU SELALU
Adinda, diantara kita berlima engkaulah yang paling merasakan kehilangan ayahanda di umur delapan tahun. Membuat dirimu memiliki kenangan paling sedikit tentang beliau di memorimu. Terkadang jika melihatmu bermain dan tertawa, hati ini terasa sangat teriris mengingat engkau dewasa sebelum waktunya. Continue reading
CERITA TENTANG MASA LALU
Baiklah masa lalu, kenapa aku bisa lupa, aku yang selalu berlagak dan berpura-pura. Padahal sebenarnya kenapa aku selalu berusaha. Dan kenapa aku melakukan semua. Pada dasarnya karena aku ingin menjadi seseorang. Bingung? Hey, aku hanya bercanda. Continue reading
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah
Tagged Cerita, Dunia, Manusia, Sastra, Surealis
15 Comments
PLEDOI IBLIS
Entah syaithan mana yang merasukimu hingga engkau mengancamku? Aku yang terlihat tolol ini bukan tak tahu. Aku hanya merasa tak perlu tahu akan tingkah polah dibelakangku. Ada hal lain yang lebih penting untuk disimpan bergiga kapasitas otakku. Bukan itu, yang menjadi perhatian bagiku. Continue reading