PUISI TERINDAH

Apa guna seluruh dunia memuji. Bila mulutmu mencibir.
Apa guna semua orang tersenyum. Bila wajahmu cemberut.

PUISI TERINDAH

Apakah wajahku layaknya izrail
Sehingga engkau berpaling
Apakah lakuku sedingin es
Sehingga engkau membuang muka

Apa guna seluruh dunia memuji
Bila mulutmu mencibir
Apa guna semua orang tersenyum
Bila wajahmu cemberut

Seluruh puisi yang kutulis
Hanya untukmu
Walau sengaja engkau merobek
Tepat didepan hidungku

Engkau menyebutku kepala batu
Tak gentar dipermalukan
Didepan khalayak ramai
Atau civitas akademika sekalipun

kau harus tahu
Tak ingin kumenyesal
Nanti usia tua tiada mendapati
Dirimu disisiku

Lhokseumawe, kemarin.

Tentang tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
Pos ini dipublikasikan di Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke PUISI TERINDAH

  1. Ping balik: ALL FOR THE SAKE OF LOVE | Tengkuputeh

  2. Ping balik: BARA API IDEALISME | Tengkuputeh

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.