Advertisements
Advertisements

Tengkuputeh

I love words, I have fallen into the joy of writing them
direbut kabut kelam
Segalanya terasa tidak jelas, seakan-akan ini tak lebih daripada mimpi tak jelas.

DIREBUT KABUT KELAM

Tak ada yang kembali, ini sudah sewajarnya dalam hidup. Betapa segalanya berubah, aku berusaha mencari jawaban teka-teki yang tak ingin aku pecahkan. Segalanya terasa tidak jelas, seakan-akan ini tak lebih daripada mimpi tak jelas.

Mengapa juga ada perubahan? Bukankah kekacauan menyertai setiap perubahan besar. Apakah itu kehilangan, keheranan, ketakutan atauhkah iri hati.

Dimanakah engkau kini, penjagaku. Seperti mimpi memangut, hanya terjamba bayangan hari. Aku yang engkau lambai pada suatu hari, bersama embun bersama kuntum. Engkau yang selalu gelak, memanggut. Direbut kabut kelam.

Aku tidak bisa (harus) mengakhiri sesuatu yang harusnya lama aku akhiri. Bila memikirkan sesuatu yang tak bisa aku ubah, bertambah kesedihanku. Dalam harap dan doaku, dari abu terbitlah bara. Mata pedang yang patah terperbaharui, dan yang tak bermahkota kembali menjadi raja.

Menuju kilau cahaya.

Bait Al Hikmah, 3 Syawal 1434 H (bersamaan 10 Agustus 2013)

Syair:

  1. Catatan Seorang Pecundang; 1 Agustus 2008;
  2. Elegi Puisi Kematian Cinta; 3 Agustus 2008;
  3. Dalam Jubah Sufiku; 3 Agustus 2008;
  4. Kita Yang Tak Akan Bertemu Kembali; 9 September 2008;
  5. Benci diatas Cinta; 13 September 2008;
  6. Mengenang Sebuah Perjalanan Cinta; 3 November 2008;
  7. Hanyalah Seorang Hamba; 20 November 2008;
  8. Terima Kasih Telah Menolakku Kemarin; 34 November 2008;
  9. Sepucuk Surat Untuk Lisa; 1 Januari 2009;
  10. Tuhan Izinkan Hamba Untuk Tidak Jatuh Cinta; 13 Januari 2009;
  11. Malam Ini Biarkanku Menyendiri; 20 April 2009;
  12. Mencumbui Kematian Sebuah Elegi; 16 Mei 2009;
  13. Setitik Noktah Di Dalam Noktah; 25 Februari 2015;
  14. Untuk Sebuah Senyuman; 12 September 2017;
  15. Penantian; 21 Februari 2018;
Advertisements
Advertisements

2 thoughts on “DIREBUT KABUT KELAM

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: