Advertisements
Advertisements

Tengkuputeh

I love words, I have fallen into the joy of writing them
Mengapa harus berkata bahwa kita akan menjalani kehidupan yang kotor dan berdebu, meski ada kotoran dan debu di jalan. Kita harus hidup dengan melintasi jalan-jalan itu. Kita harus belajar untuk memilah mana deru dan mana debu.

MENGAPA HARUS BERKATA

Terpujilah para penyair, mereka yang memiliki kebebasan merangkai kata. Mereka yang memiliki kualitas melebihi para ilmuan terbaik disepanjang masa. Mengapa harus berkata? Mungkin karena kata-kata berusia sama dengan manusia. Mengawali segala ilmu pengetahuan lainnya.

Segengam pasir berhamburan

Menjadi saksi terbenamnya sebuah harapan

Langit merah yang berkobar-kobar

Mengiringi lagu amarah bergema

Kala laut lelah menyapu pantai

Terpaku ditiup angin meninggalkan kewajiban

Diantara celah kesempurnaan beku

Coba untuk teriakan getir yang menyala

Diantara bayang-bayang terbakar

Mencari tempat direlung jiwa

Temukan jawaban tuk hati yang terluka

Masih adakah sayang yang tersisa

Dalam kata manusia mencurakan rasa, menertawakan kepedihan dan menangisi kejayaan. Dengan kata manusia memberitahukan apa yang ia rasakan. Kata melahirkan kalimat yang akhirnya menyusun kebudayaan.

Advertisements
Advertisements

4 thoughts on “MENGAPA HARUS BERKATA

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: