PENGEMBALIAN ARTIKEL OLEH KOMPAS

Pengembalian Artikel oleh Kompas

PENGEMBALIAN ARTIKEL OLEH KOMPAS

Sdr Milvan Murtadha
Disertai salam dan hormat,

Kami memberitahukan bahwa pada tanggal 26 Juli 2008 Redaksi Kompas telah menerima cerpen Anda berjudul “Elegi Pagi Hari”. Terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan yang Anda berikan kepada Kompas.

Namun setelah kami membaca, kami menilai cerpen tersebut tidak sesuai untuk Kompas.

Hormat kami,
Redaktur Desk Non Berita

Beberapa opini:

  1. Bersatulah Bangsaku; 1 Agustus 2008
  2. Melanjutkan Perjuangan; 4 Agustus 2008
  3. Perempuan Aceh Full Power; 4 Agustus 2008
  4. Yang Muda Yang Berguna; 22 Oktober 2008
  5. Lughat; 28 November 2008;
  6. Udik Invation; 15 Desember 2008;
  7. Membangun Tradisi Baru; 18 Desember 2008;
  8. Tragedi Andalusia Mungkinkah Berulang; 30 Desember 2008;
  9. Kekuatan Syair; 3 Maret 2009;
  10. Jangan Melupakan Sejarah; 26 Juli 2009;
  11. Bajak Laut : Pemberontak Atau Perompak; 17 Maret 2016;
  12. Membakar Buku Membunuh Inteletual; 6 Juni 2016;
  13. Menentang Tradisi Memang Tradisi; 5 April 2017;
  14. Pengulangan Sejarah; 23 Mei 2017;
  15. Bom Bunuh Diri Untuk Kemenangan Siapa; 25 Mei 2017;
Advertisements
Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Opini and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.