IDUL FITRI DAN HUKUM TEKANAN PASCAL

Silaturahmi adalah alat untuk memperluas rezeki dan memperpanjang umur kita. Semakin luas penampang dan solid isinya maka semakin besar tekanan yang mampu dihadapi.

IDUL FITRI DAN HUKUM TEKANAN PASCAL

Jika tekanan adalah gaya (dorongan) yang tetap tegak lurus pada satuan luas. Maka semakin kecil luas penampang yang dikenai gaya semakin besar tekanan yang dihasilkan dan sebaliknya. Jika F adalah gaya tekan (dorongan) yang bekerja pada permukaan dengan luas penampang A, maka besar tekanan P dirumuskan sebagai berikut : P=F/A

Dalam system SI, gaya diukur dalam newton dan luas diukur dalam m2. Dengan demikian, satuan tekanan adalah N/m2 disebut juga sebagai satuan Pascal atau Pa, untuk menghormati fisikawan Perancis, Blaise Pascal (1623-1662).

Berikut contoh penerapan konsep tekanan pada peristiwa sehari-hari :

  • Pada truk, sebagian besar berat tekanan kenderaan berpusat pada as belakang sehingga roda belakang dipasang ganda untuk mencegah ban amblas dan jalan menjadi rusak;
  • Pondasi bangunan tinggi dibuat selebar mungkin agar tidak amblas akibat tekanan sangat besar dari bangunan tersebut;
  • Semua alat pemotong seperti pisau, golok, dan kapak dibuat tajam pada ujung pemotongnya agar luas penampangnya berkurang dan tekanan yang dihasilkan bertambah.

Merayakan Idul Fitri dengan tata cara yang mencakup dan melingkupi kebutuhan hidup kebutuhan manusia secara keseluruhan, baik yang bersifat rohaniah maupun jasmaniah. Di Asia Tenggara terutama Indonesia Idul Fitri bertemakan silaturahmi, pada hari ini kita bertemu dengan sanak saudara dan handai tolan.  Melukiskan tentang kesatuan dan persatuan serta menjadi lambang persaudaraan.

Jika sebelum ini kita selaku manusia berjalan sendiri-sendiri, hubungan yang renggang serta hanya bekerja sama dalam keadaan insidentil, terutama apabila masing-masing sudah merasa terdesak, terpepet dan terdepak. Mari kita perkuat ukhuwah kita.

Ini semua memperkuat “penampang” kita sebagaimana telah dijelaskan oleh Pascal melalui hukum tekanan. Silaturahmi adalah alat untuk memperluas rezeki dan memperpanjang umur kita. Semakin luas penampang dan solid isinya maka semakin besar tekanan yang mampu dihadapi.

Maka di hari raya yang suci ini kita mohonkan doa kepada Allah Azza wa jalla, mudah-mudahan DIA menunjuki hati kaum muslimin, terutama pemimpin-pemimpin dan pemuka-pemukanya, supaya menggalang kesatuan dan persatuan umat yang dapat mengangkat derajat kaum muslimin ketingkat yang lebih sempurna dan lebih baik daripada tahun yang lampau.

Oleh karena itu, mari kita serentak mengucapkan kata-kata “Minal ‘Aidin Wal Faizin” sebuah cetusan jiwa yang diliputi pengharapan dan optimism, mudah-mudahan Tuhan menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang kembali (dari perjuangan) dengan membawa kemenangan.

Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Asal Usil, Kolom, Mari Berpikir and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to IDUL FITRI DAN HUKUM TEKANAN PASCAL

  1. Pingback: EID MUBARAK AND PASCAL LAW | Tengkuputeh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s