Browsing tag

Kuno

IBNU KHALDUN PERINTIS ILMU SEJARAH DAN ILMU-ILMU SOSIAL MODERN

Tahukah kalian pada abad ke-14, Ibnu Khaldun membuat sebuah Analisa brilian bahwa setiap kekaisaran besar akan jatuh, dia menemukan sebuah pola yang akan mengubag persepsi kita dalam memahami keberhasilan dan kegagalan selamanya. Ketika ia mengasingkan diri di Benteng Salamah (Qal’at ibn Salama), Aljazair, ia menulis muqaddimah dan membuka teori tentang peradaban. Continue reading →

MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA

Terdapat dua makam Syekh Abdur Rauf As-Singkili yang masing-masing diyakini sebagai makam sebenarnya. Satu berada di Syiah Kuala kota Banda Aceh dan satunya lagi di Aceh Singkil. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan dimanakah makam yang sebenarnya? Berikut penelitian kepustakaan yang dilakukan penulis. Continue reading →

ADAT PELANTIKAN PEMAHKOTAAN PENABALAN SULTAN ACEH DARUSALAM

Pelantikan pemahkotaan dan penabalan Sultan Alaiddin Mahmud Syah II merupakan penaubatan Sultan Aceh yang terakhir dapat dilakukan secara sempurna menurut adat. Pada tahun 1873 Belanda menyerang Kesultanan Aceh, meski dapat dipukul mundur pada percobaan pertama pada agresi militer kedua pasukan Belanda dapat merebut Istana Kesultanan Aceh Darussalam dengan cara licik yaitu menyebar bibit penyakit kolera. Continue reading →

KISAH-KISAH DI BLANG

Di daerah Gayo banyak terdapat “blang” yaitu padang-padang rumput yang kebanyakan ditumbuhi pohon tusam. Akan tetapi jika orang berkata tentang “Blang”, maka yang dimaksud adalah Blangkejeren, jantung daerah Gayo Lues tempat berpucuk kebanyakan sungai besar yang mengalir ke Samudera Hindia. Continue reading →

BAJAK LAUT DARI PANTE KUYUN

Hikayat tidak perlu harus ilmiah sebagaimana sejarah, tapi hikayat belum tentu sepenuhnya salah, mungkin ada informasi sejarah yang benar disana, untuk dibuktikan oleh para sejarawan, pada sisi lain sejarah pun tak mesti juga benar. Sebagaimana kepentingan penguasa senantiasa disisipkan selalu dalam sejarah. Ini adalah hikayat yang ditulis ulang, kebenaran (sejati) hanya Allah yang tahu. Continue reading →