HIDUP
Disaat peluh tertumpah betapaku merindu
Tetes-tetes air yang membawa kesegaran
Dan kaki-kaki telanjang ini yang lelah berlari
Lewati kerikil tajam sepanjang jalan
Berpacu dalam lintasan tak berujung
Dudukku sejenak diangin berhembus
Berharap bisa memutar waktu kembali
Hingga temukan sebuah jawaban
Dari segala pertanyaan didalam benak
Adalah hidup yang tak memiliki pilihan
Banda Aceh, Kamis 7 Nopember 2002

