BUAH AMARAH
sejenak memandang langit biru
buah kata tak terucap
hamparan bumi bergulung-gulung
terpasung kuat semesta ruang
terik matahari membakar amarah
bawa seribu kutuk di hati
di sela-sela angin bawa kisah duka
serakkan ranting-ranting patah merapuh
28-08-2001

