MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA

Pameran bertajuk “Batu Nisan Aceh sebagai Warisan Budaya Islam di Asia Tenggara” di Museum Aceh.

MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA

Bukan karena pertanda ajal semakin dekat, bukan pertanda mencari berkat. Tim Tengkuputeh, sabtu pada tanggal 13 Mei 2017 mengunjungi beberapa nisan kuno. Ini semua karena cinta pada sejarah, cinta kepada ilmu pengetahuan.

Pada tanggal 9-16 Mei 2017 Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Mapesa (Masyarakat Peduli Sejarah Aceh) menggelar pameran bertajuk “Batu Nisan Aceh sebagai Warisan Budaya Islam di Asia Tenggara”  di Museum Aceh. Pameran batu nisan tersebut memamerkan koleksi asli 18 batu nisan, empat dari Kesultanan Samudera Pasai, tiga dari Kesultanan Lamuri serta 11 koleksi batu nisan dari zaman Kesultanan Aceh Darussalam.

Museum Aceh adalah sebuah museum etnografi dari suku bangsa-suku bangsa asli yang mendiami Aceh. Alamat: Jl. Sultan Alaiddin Mahmudsyah No.10, Peuniti, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh 23116

Disambut Muhajir Asyie, seorang anggota Mapesa yang menjadi pemandu hari itu, tim tengkuputeh berkeliling. Menurutnya sendiri, pameran ini baru masuk tahap pengenalan batu nisan Aceh, masih dalam proses sederhana belum mencakup seluruh tipe dan model nisan. Untuk tahap pengenalan pameran ini sendiri dapat dikatakan sukses, namun ke depan diharapkan lebih banyak yang dapat ditampilkan, serta memiliki museum nisan tersendiri.

Pameran sendiri dalam beberapa hari berlangsung lebih banyak didatangi oleh siswa SD, SMP dan SMA serta mahasiswa yang berada di sekitar Banda Aceh dan Aceh Besar khususnya dan Aceh pada umumnya. Menurut Muhajir Asyie ini sesuai dengan target yang diinginkan, karena pameran ini ingin mengajarkan sejarah terutama generasi muda.

Mendengarkan penjelasan tentang sejarah batu nisan Aceh dari pemandu pameran

Bahan-bahan pameran sendiri kebanyakan dari Mapesa. Muhajir Asyie menambahkan, pameran batu nisan Aceh ini adalah pertama setelah beberapa dekade, dengan harapan dengan adanya pameran ini maka masyarakat umum lebih menjaga batu nisan Aceh sebagai aset kebudayaan, jangan dijadikan alat asah parang atau dijadikan alat pengikat lembu.

Ketika tim Tengkuputeh berkeliling area pameran, dari ketiga kesultanan yang jenis batu nisannya dipamerkan, terlihat perbedaan antara batu nisan dari Kesultanan Lamuri yang terbuat dari batu sungai (andesit) yang sangat keras dan kasar. Sedangkan batu nisan dari Kesultanan Samudera Pasai dan Kesultanan Aceh Darussalam terbuat dari batu halus yang berasal dari pegunungan. Dalam hal ini menurut Muhajir mangatakan bahwa batu nisan dari Kesultanan Samudera Pasai dan Kesultanan Aceh Darussalam ini beberapa ditemukan dijadikan sebagai alat pengasah parang atau pisau. Hal ini sangat disayangkan karena batu nisan Aceh merupakan warisan yang harus diselamatkan. Sebab, batu nisan tersebut merupakan bukti sejarah bahwa Aceh memiliki kebudayaan tinggi di masa lalu.

Bagaimana generasi muda sebaiknya memahami sejarah Aceh? Menurut Muhajir Asyie, generasi muda sebaiknya memahami bahwa batu nisan adalah “Seni Islam” merupakan kebudayaan yang timbul dari proses Islamisasi Nusantara, merupakan proses yang panjang dimulai dari Kesultanan Samudera Pasai beriringan dengan Kesultanan Lamuri dan dilanjutkan oleh Kesultanan Aceh Darussalam. Sejarah tersebut harus diwariskan agar generasi muda tidak menganggap batu nisan sebagai alat klenik, “batu dewa”, serta pemikiran-pemikiran mistis lainnya. Kenapa? Karena pemikiran yang salah akan menghasilkan kesimpulan yang salah pula.

Tim tengkuputeh berpose di Musem Aceh

Tim Tengkuputeh dalam hal ini sepakat, sejarah jika tidak diceritakan dengan benar hanya akan menjadi mitos dan legenda semata. Ada banyak cerita sejarah yang hanya menjadi hikayat yang seolah tidak pernah terjadi, mari kita bersama-sama meluruskannya. Buat apa? Sedang kita tidak memperoleh kekayaan atau harta dengan mempelajari sejarah. Menurut tim Tengkuputeh sederhana saja, untuk memperkaya batin dan memperkuat ingatan kita.

Simak kunjungan tim Tengkuputeh ke museum Aceh dalam rangka pameran Batu Nisan Aceh sebagai Warisan Budaya Islam di Asia Tenggara dalam video berikut :

Simak juga reportase lainnya

MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA

Artikel lain tentang sejarah Aceh:

  1. PEREMPUAN ACEH FULL POWER 4 AGUSTUS 2008;
  2. MENYUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH 6 DESEMBER 2008;
  3. TEUKU UMAR PAHLAWAN 11 FEBRUARI 2011;
  4. FILOSOFI GOB 10 OKTOBER 2011;
  5. KEBENARAN YANG SAMAR 28 FEBRUARI 2013;
  6. GAM CANTOI TIADA 30 MARET 2013;
  7. PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) 18 JUNI 2013;
  8. TSUNAMI 26 DESEMBER 2015;
  9. PERADABAN TANPA TULISAN 25 FEBRUARI 2016;
  10. SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 4 NOVEMBER 2016;
  11. PARA PENYEBAR KEBOHONGAN 13 NOVEMBER 2016;
  12. MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA 17 APRIL 2017;
  13. SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH 24 APRIL 2017;
  14. EMAS, KAFIR DAN MAUT 20 APRIL 2017;
  15. MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN 5 MEI 2017;
  16. OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA 7 MEI 2017;
  17. MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA 15 MEI 2017;
  18. KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 18 MEI 2017;
  19. SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT 6 JUNI 2017;
  20. SENJA DI MALAKA 14 JUNI 2017;
  21. KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA 4 JULI 2017;
  22. HIKAYAT SUKU MANTE 5 JULI 2017;
  23. TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA 30 JULI 2017;
  24. ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH 1 AGUSTUS 2017;
  25. MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA 6 AGUSTUS 2017;
  26. PERANG ACEH, KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE 7 AGUSTUS 2017;
  27. ACEH DI MATA KOLONIALIS 8 AGUSTUS 2017;
  28. MELUKIS SEJARAH 10 AGUSTUS 2017;
  29. NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE SEMASA KEPEGAWAIANNYA KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA 1889-1936 14 AGUSTUS 2017;
  30. ACEH SEPANJANG ABAD 16 AGUSTUS 2017;
  31. PERANG DI JALAN ALLAH 30 AGUSTUS 2017;
  32. ACEH DAERAH MODAL 7 SEPTEMBER 2017;
  33. 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU 12 SEPTEMBER 2017;
  34. KERAJAAN ACEH PADA JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1609-1636) 13 SEPTEMBER 2017;
  35. PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH 14 SEPTEMBER 2017;
  36. PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH 17 SEPTEMBER 2017;
  37. MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH 19 SEPTEMBER 2017;
  38. ACEH MENDAKWA 21 SEPTEMBER 2017;
  39. MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH 6 OKTOBER 2017;
  40. BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH 8 OKTOBER 2017;
  41. EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH 15 OKTOBER 2017;
  42. AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH 16 OKTOBER 2017;
  43. TARIKH ACEH DAN NUSANTARA 29 OKTOBER 2017;
  44. PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH 11 NOVEMBER 2017;
  45. PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH 17 NOVEMBER 2017;
  46. TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH 19 NOVEMBER 2017;
  47. KOPRS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA 8 DESEMBER 2017;
  48. HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH 16 DESEMBER 2017;
  49. LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH; 12 JANUARI 2018;
  50. SECANGKIR KOPI DARI ACEH; 22 JANUARI 2018;

Tentang tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
Pos ini dipublikasikan di Asal Usil, Cuplikan Sejarah, Reportase dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

110 Balasan ke MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA

  1. Aulia Fitri berkata:

    Nyan ka gron, Tengkuputeh kana tim 😀

  2. Ping balik: MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  3. Ping balik: VISITING THE EXHIBITION WITH THEME ACEH TOMBSTONE AS THE HERITAGE OF ISLAMIC CULTURE IN SOUTHEAST ASIA AT MUSEUM ACEH | Tengkuputeh

  4. jon slow berkata:

    ada keindahan dibalik kematian
    hmmm..

  5. Ping balik: TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA | Tengkuputeh

  6. Ping balik: MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH | Tengkuputeh

  7. Ping balik: TEUKU UMAR PAHLAWAN | Tengkuputeh

  8. Ping balik: FILOSOFI GOB | Tengkuputeh

  9. Ping balik: KEBENARAN YANG SAMAR | Tengkuputeh

  10. Ping balik: TSUNAMI | Tengkuputeh

  11. Ping balik: ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH | Tengkuputeh

  12. Ping balik: HIKAYAT SUKU MANTE | Tengkuputeh

  13. Ping balik: SENJA DI MALAKA | Tengkuputeh

  14. Ping balik: KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  15. Ping balik: OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  16. Ping balik: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | Tengkuputeh

  17. Ping balik: MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA (1996) | Tengkuputeh

  18. Ping balik: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) | Tengkuputeh

  19. Ping balik: PEREMPUAN ACEH FULL POWER | Tengkuputeh

  20. Ping balik: PERADABAN TANPA TULISAN | Tengkuputeh

  21. Ping balik: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 | Tengkuputeh

  22. Ping balik: ACEH DI MATA KOLONIALIS | Tengkuputeh

  23. Ping balik: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  24. Ping balik: PARA PENYEBAR KEBOHONGAN | Tengkuputeh

  25. Ping balik: NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  26. Ping balik: MELUKIS SEJARAH | Tengkuputeh

  27. Ping balik: ACEH SEPANJANG ABAD | Tengkuputeh

  28. Ping balik: PERANG DI JALAN ALLAH | Tengkuputeh

  29. Ping balik: EMAS, KAFIR DAN MAUT | Tengkuputeh

  30. Ping balik: ACEH DAERAH MODAL | Tengkuputeh

  31. Ping balik: GAM CANTOI TIADA | Tengkuputeh

  32. Ping balik: MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN | Tengkuputeh

  33. Ping balik: SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT | Tengkuputeh

  34. Ping balik: 59 TAHUN ACEH MERDEKA Dl BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  35. Ping balik: 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  36. Ping balik: KERAJAAN ACEH JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1607-1636) | Tengkuputeh

  37. Ping balik: PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  38. Ping balik: PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH | Tengkuputeh

  39. Ping balik: MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  40. Ping balik: KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 | Tengkuputeh

  41. Ping balik: ATJEH MENDAKWA | Tengkuputeh

  42. Ping balik: MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH | Tengkuputeh

  43. Ping balik: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | Tengkuputeh

  44. Ping balik: EKSPLORASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  45. Ping balik: EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  46. Ping balik: AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH | Tengkuputeh

  47. Ping balik: TARIKH ACEH DAN NUSANTARA | Tengkuputeh

  48. Ping balik: PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH | Tengkuputeh

  49. Ping balik: PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH | Tengkuputeh

  50. Ping balik: TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH | Tengkuputeh

  51. Ping balik: KORPS MARSOSE, PASUKAN PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  52. Ping balik: HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH | Tengkuputeh

  53. Ping balik: LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH | Tengkuputeh

  54. Ping balik: SECANGKIR KOPI DARI ACEH | Tengkuputeh

  55. Ping balik: ACEH PUNGO (ACEH GILA) | Tengkuputeh

  56. Ping balik: FILOSOFI GOB - TengkuputehTengkuputeh

  57. Ping balik: ACEH PUNGO (ACEH GILA) - TengkuputehTengkuputeh

  58. Ping balik: PEREMPUAN ACEH FULL POWER | TengkuputehTengkuputeh

  59. Ping balik: SEJARAH KERAJAAN LAMURI | Tengkuputeh

  60. Ping balik: KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI | Tengkuputeh

  61. Ping balik: KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI | Tengkuputeh

  62. Ping balik: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | TengkuputehTengkuputeh

  63. Ping balik: TEUKU UMAR PAHLAWAN | TengkuputehTengkuputeh

  64. Ping balik: EDISI KHUSUS SERI PAHLAWAN NASIONAL PRANGKO 100 TAHUN CUT NYAK DHIEN | TengkuputehTengkuputeh

  65. Ping balik: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | TengkuputehTengkuputeh

  66. Ping balik: RINCIAN ISI KANUN MEUKUTA ALAM PERATURAN UNDANG-UNDANG KESULTANAN ACEH DARUSSALAM YANG DISUSUN PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN ISKANDAR MUDA | TengkuputehTengkuputeh

  67. Ping balik: CATATAN SEJARAH RANTAI BABI ATAU RANTE BUI DALAM TULISAN YANG DISUSUN KOLONIAL BELANDA | TengkuputehTengkuputeh

  68. Ping balik: PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH | TengkuputehTengkuputeh

  69. Ping balik: PENEMUAN ARCA KEPALA ALALOKITESWARA SEBAGAI JEJAK KEBERADAAN PERADABAN AGAMA BUDHA DI ACEH | TengkuputehTengkuputeh

  70. Ping balik: REVOLUSI DESEMBER 45 DI ACEH ATAU PEMBASMIAN PENGKHIANAT TANAH AIR | Tengkuputeh

  71. Ping balik: PENEMUAN ARCA KEPALA ALALOKITESWARA SEBAGAI JEJAK KEBERADAAN PERADABAN AGAMA BUDHA DI ACEH | Tengkuputeh

  72. Ping balik: CATATAN SEJARAH RANTAI BABI ATAU RANTE BUI DALAM TULISAN YANG DISUSUN KOLONIAL BELANDA | Tengkuputeh

  73. Ping balik: PASUKAN MERIAM NUKUM SANANY SEBUAH PASAK DARI RUMAH GADANG INDONESIA MERDEKA | Tengkuputeh

  74. Ping balik: LEBURNJA KERATON ATJEH | Tengkuputeh

  75. Ping balik: HADIH MAJA PENGAJARAN SERTA HIBURAN WARISAN LELUHUR | Tengkuputeh

  76. Ping balik: PERANAN LEMBAGA TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  77. Ping balik: MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU | Tengkuputeh

  78. Ping balik: HAME ATAU PANTANGAN ORANG ACEH DARI MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  79. Ping balik: SEJARAH PARTAI KOMUNIS INDONESIA DI ACEH | Tengkuputeh

  80. Ping balik: KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE SEBAGAI SARAN KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA UNTUK MENGHANCURKAN KEKUATAN ISLAM DI INDONESIA | Tengkuputeh

  81. Ping balik: MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO | Tengkuputeh

  82. Ping balik: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | Tengkuputeh

  83. Ping balik: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | Tengkuputeh

  84. Ping balik: PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH | Tengkuputeh

  85. Ping balik: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) | Tengkuputeh

  86. Ping balik: PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH | Tengkuputeh

  87. Ping balik: RINCIAN ISI KANUN MEUKUTA ALAM PERATURAN UNDANG-UNDANG KESULTANAN ACEH DARUSSALAM YANG DISUSUN PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  88. Ping balik: SINGA ATJEH BIOGRAPHI SERI SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  89. Ping balik: APA SEBAB RAKYAT ACEH SANGGUP BERPERANG PULUHAN TAHUN MELAWAN AGRESSI BELANDA | Tengkuputeh

  90. Ping balik: MEMOAR PANGLIMA POLEM CATATAN SEORANG PEJUANG PERINTIS KEMERDEKAAN INDONESIA | Tengkuputeh

  91. Ping balik: PERBANDINGAN PENGUCAPAN BAHASA ACEH DENGAN BAHASA INDONESIA | Tengkuputeh

  92. Ping balik: KETIKA ACEH MENGAKUI KEMERDEKAAN BELANDA | Tengkuputeh

  93. Ping balik: KANUN MEUKUTA ALAM | Tengkuputeh

  94. Ping balik: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO | Tengkuputeh

  95. Ping balik: KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  96. Ping balik: ARCA ALALOKITESWARA JEJAK BUDHA DI ACEH | Tengkuputeh

  97. Ping balik: LEGENDA GAJAH PUTIH BENER MERIAH | Tengkuputeh

  98. Ping balik: TEUKU NYAK ARIEF RENCONG ACEH DI VOLKSRAAD | Tengkuputeh

  99. Ping balik: PERANAN TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH | Tengkuputeh

  100. Ping balik: GUGURNYA CUT MUTIA | Tengkuputeh

  101. Ping balik: KERAJAAN TEUNOM SUATU MASA | Tengkuputeh

  102. Ping balik: EKSPEDISI BELANDA KE GAYO 1904 | Tengkuputeh

  103. Ping balik: ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA | Tengkuputeh

  104. Ping balik: PUTROE PHANG PUTRI PAHANG | Tengkuputeh

  105. Ping balik: TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH | Tengkuputeh

  106. Ping balik: EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

Tinggalkan Balasan ke Aulia Fitri Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.