MENGAPA HARUS BERKATA

bahwa kita akan menjalani kehidupan yang kotor dan berdebu, meski ada kotoran dan debu di jalan. Kita harus hidup dengan melintasi jalan-jalan itu. Kita harus belajar untuk memilah mana deru dan mana debu.

MENGAPA HARUS BERKATA

Terpujilah para penyair, mereka yang memiliki kebebasan merangkai kata. Mereka yang memiliki kualitas melebihi para ilmuan terbaik disepanjang masa. Kata-kata berusia sama dengan manusia. Mengawali segala ilmu pengetahuan lainnya

Segengam pasir berhamburan

Menjadi saksi terbenamnya sebuah harapan

Langit merah yang berkobar-kobar

Mengiringi lagu amarah bergema

Kala laut lelah menyapu pantai

Terpaku ditiup angin meninggalkan kewajiban

Diantara celah kesempurnaan beku

Coba untuk teriakan getir yang menyala

Diantara bayang-bayang terbakar

Mencari tempat direlung jiwa

Temukan jawaban tuk hati yang terluka

Masih adakah sayang yang tersisa

Dalam kata manusia mencurakan rasa, menertawakan kepedihan dan menangisi kejayaan. Dengan kata manusia memberitahukan apa yang ia rasakan. Kata melahirkan kalimat yang akhirnya menyusun kebudayaan.

Tentang tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
Pos ini dipublikasikan di Pengembangan diri, Puisiku dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke MENGAPA HARUS BERKATA

  1. Aulia berkata:

    sesekali berkunjung ke blog sesepuh 🙂 saleum

  2. Nice poem …
    #from.lambaro#

  3. Ping balik: PASRAH | Tengkuputeh

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.